hi all,Mulai se…

hi all,

Mulai sekarang saya akan rutin untuk menulis kembali di blog ini.

Tentunya segala hal terkait HARI KIAMAT..!!

Semakin hari, semakin dekat.. Nah.. Sudah siapkah anda?

Tujuan saya hanya satu, kiranya kita bisa lebih bersiap akan HARI ITU..

 

Tuhan Yesus berkati.

Marianov L Humble

Published in: on March 20, 2012 at 2:54 am  Leave a Comment  

1 Tanda Lagi

guncangan gempa yang terjadi di Jepang kemarin, menambah satu lagi tanda-tanda akhir zaman yang membuktikan saatNya sudah dekat..
“Hari itu” sudah akan datang segera..
Hari Kiamat yang saat ini menurut sebagian besar orang menjadi hal yang menakutkan..
Namun bagi orang-orang yang sudah tahu.. hal ini bukan hal yang mengagetkan lagi..!!
Tuhan berikan Alkitab agar semua peringatan yang Dia tuliskan didalamnya mengenai HARI TUHAN.. menjadi perinngatan agar manusia dapat lebih waspada..

Published in: on March 12, 2011 at 11:51 am  Leave a Comment  

Dua Pohon di Taman Eden.

Bumi diciptakan selama 6 hari dan pada hari ketujuh Sang Pencipta berhenti dan memberkati hari itu, dapat dibaca dalam Kejadian 2:1-3.
Demikianlah diselesaikan langit dan bumi dan segala isinya. Ketika Allah pada hari ketujuh telah menyelesaikan pekerjaan yang dibuat-Nya itu, berhentilah Ia pada hari ketujuh dari segala pekerjaan yang telah dibuat-Nya itu. Lalu Allah memberkati hari ketujuh itu dan menguduskannya, karena pada hari itulah Ia berhenti dari segala pekerjaan penciptaan yang telah dibuat-Nya itu.

Setelah Bumi diciptakan, Adam sebagai manusia tinggal di Taman Eden, hidup dan berinteraksi dengan mahluk hidup ciptaan yang lain serta diberi tugas oleh Sang Pencipta untuk memelihara dan merawat Taman Eden (Kejadian 2:15).
Perlu untuk diketahui, Adam bukanlah satu-satunya manusia yang diciptakan saat itu, namun Adam adalah satu-satunya manusia yang hidup di Taman Eden karena ia memiliki tugas mulia. Sebagai bukti:
• Kejadian 1:27 “….diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka.” Saat itu Sang Pencipta sudah menciptakan manusia sebagai laki-laki dan perempuan, berarti minimal sudah ada satu pasang manusia.
• Kejadian 1:28 “…Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi..” Demikian jelas dikatakan bahwa sepasang manusia tersebut diberikan perintah untuk bertambah banyak dengan memiliki anak.
Kembali kepada Adam yang diberikan tugas oleh Sang Pencipta untuk memelihara dan merawat Taman Eden, Sang Pencipta juga memberikan sebuah perintah larangan kepada manusia pertama tersebut, Kejadian 2:16-17.
“Semua pohon dalam taman ini boleh kaumakan buahnya dengan bebas, tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati.”
Perlu untuk diketahui bahwa saat itu di Taman Eden ada 2 buah Pohon penting:
1. Pohon Pengetahuan Tentang yang Baik dan Jahat.
2. Pohon Kehidupan.
Dan saat itu, seperti apa yang dituliskan dalam Kejadian 2:16-17, yang dilarang hanya memakan buah dari Pohon Pengetahuan Tentang yang Baik dan Jahat. Tidak ada larangan untuk memakan buah dari Pohon Kehidupan.
Saat itu Adam yang akhirnya dikarenakan ia merasa kesepian, maka ia diberikan teman yang diambil dari tulang rusuknya yang kemudian diberi nama Hawa, lalu mereka dengan bebasnya melakukan apapun, memakan apapun termasuk buah dari Pohon Kehidupan. Karena saat itu Adam dan Hawa tidak mengenal yang namanya waktu, mereka hidup dan menjalani hidup yang tidak memiliki akhir, mereka hidup kekal sama seperti Sang Pencipta, karena manusia memang diciptakan oleh Sang Pencipta sesuai dengan gambar dan rupaNya Kejadian 1:26-27.
Berfirmanlah Allah: “Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi.” Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka.

Kembali pada kedua pohon yang ada di Taman Eden, Pohon Pengetahuan Tentang yang Baik dan Jahat dan Pohon Kehidupan. Kedua pohon ini memiliki fungsi masing-masing, dan saat itu hanya ada satu hukum yang berlaku, satu larangan yang diberikan.
Hukum tersebut adalah:
1. Janganlah kaumakan buah pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat.
Apabila ada hukum, pasti ada hukuman. Berikut ini adalah hukuman yang berlaku apabila melanggar hukum diatas, hanya ada satu hukuman:
1. Sebab pada hari engkau memakan buah pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat, pastilah engkau mati.
Kata “mati”, berarti berakhir atau berhenti. Yakni dari yang sebelumnya memiliki kekekalan atau abadi, kekekalan tersebut akan berhenti atau berakhir.
Pohon yang pertama jika dimakan akan mati
Pohon yang kedua jika dimakan akan hidup kekal

Published in: on January 25, 2010 at 7:26 pm  Leave a Comment  

Happening..

Siapa yang tidak takut kalau dibilang bahwa Hari Kiamat sudah dekat? Berbagai bayangan bermunculan, terbayanglah kondisi seperti yang digambarkan dalam film-film ataupun berita-berita bencana alam yang ditayangkan ditelevisi.
Seperti gempa bumi yang maha dasyat demikian juga dengan gulungan gelombang ombak yang sangat tinggi atau tsunami yang mampu menewaskan ratusan ribu jiwa seperti yang terjadi di Aceh 24 Desember 2004 silam. Apalagi dengan edaran peringatan mengenai global warming yang saat ini sangat marak sekali dikumandangkan oleh semua lapisan. Es di Kutub Utara akan mencair ataupun dengan info terbaru dari para ahli astronomi yang mengatakan akan terjadinya badai matahari akibat dari radiasi matahari. Manusia saat ini diliputi dengan rasa takut yang dalam, apalagi dengan banyaknya tema-tema yang mengangkat mengenai Harmagedon atau yang lebih dikenal sebagai Hari Kiamat.
Saat saya menuliskan tulisan ini, baru saja terjadi gempa bumi di ibukota Haiti, Port Au Princes yang menewaskan sekitar 200,000 jiwa. Saat ini mata dunia tertuju kesana, berbagai bantuan dan ungkapan simpati berdatangan dari berbagai negara, salah satunya ialah dengan bersatunya tiga presiden Amerika, yakni Barrack Obama, George W Bush dan Bill Clinton untuk menggalang bantuan buat Haiti dalam Hope for Haiti Now.
Hari Kiamat, End of day, atau Harmagedon dapat juga diartikan dalam Second Coming.
Second Coming yang dalam bahasa Indonesianya adalah Kedatangan Keduakali, sudah dari dulu digaungkan oleh umat Kristiani yang mengingatkan akan datangnya Sang Juruselamat untuk kedua kalinya kedunia guna menjemput manusia. Namun, yang menjadi pertanyaan, Kapan? dan tidak ada yang bias menjawab.
Untuk itu, saya hendak membagikan pengetahuan ini, agar kita dapat berjaga dan bersedia akan waktu itu, yang akan segera datang, Hari Kiamat, End of day, Harmagedon atau Second Coming.

Published in: on January 25, 2010 at 7:20 pm  Leave a Comment  

2300 Pagi dan Petang, Bait Suci akan Dipulihkan

“Sampai lewat 2300 Petang dan Pagi, lalu tempat kudus itu akan dipulihkan dalam keadaan yang wajar ” Daniel 8:14.
Ayat diatas merupakan penglihatan Nabi Daniel mengenai kondisi Bait Suci(=tempat kudus) pada akhir zaman (ayat 19). Nubuatan inilah yg kemudian menjadi dasar kepercayaan bagi umat Yahudi akan pemulihan yang dilakukan oleh Yahweh pada akhir jaman nanti, yaitu Bait Suci Allah akan didirikan diatas muka bumi di kota Yerusalem yg disebut sebagai Ibukota Abadi negara Israel. Sementara kalangan Kristen menganggap bahwa Nubuatan ini merupakan perlambang Bait Suci Allah, yaitu Yerusalem Baru yang akan turun dari langit sebagai kota Impian setelah bumi diganti baru. Ataukah terkandung makna lain yang tersembunyi?
Untuk mempelajari lebih lanjut Nubuatan ini, kita harus mencari ayat lain yang menguatkan dan mendukung perhitungan- perhitungan yang nantinya akan digunakan dalam menginterprestasika n maksud dari 2300 petang dan pagi ini.
Seperti yang dialami oleh Nabi Daniel penglihatan ini telah membuat Daniel jatuh sakit karena tidak mampu mengerti dan menerima rahasia Ilahi ini. Namun Allah kemudian memerintahkan pesuruhNya, “Buatlah orang ini(Daniel) mengerti khayal itu (ayat 16). “Sekarang aku(Gabriel) datang untuk memberi akal budi kepadamu untuk mengerti”, Jadi camkanlah firman itu dan perhatikanlah itu!” Terdapat hal yang penting dalam khayal pasal 8 yang sengaja belum diterangkan, yaitu yang berkaitan dengan waktu, masa 2300 hari; itu sebabnya malaikat itu dalam melanjutkan keterangannya, tetap pada pokok pembicaraan mengenai waktu :
70 kali 7 masa telah ditetapkan atas bangsamu (israel) dan atas kotamu yang kudus (Yerusalem)… Maka ketahuilah dan pahamilah: dari saat firman itu keluar, yakni bahwa Yerusalem akan dipulihkan dan dibangun kembali, sampai pada kedatangan seorang yang diurapi, seorang raja, ada 7 kali 7 masa; dan 62 kali 7 masa lamanya kota itu akan dibangun kembali dengan tanah lapang dan paritnya, tetapi di tengah-tengah kesulitan. Sesudah ke 62 kali 7 masa itu akan disingkirkan seorang yang telah diurapi, pada hal tidak ada salahnya apa-apa…. Raja itu akan membuat perjanjian itu menjadi berat bagi banyak orang selama 1 kali 7 masa. Pada pertengahan 7 masa itu ia akan menghentikan korban sembelihan dan korban santapan.” (Daniel 9:24-27)
Malaikat telah disuruh kepada Daniel dengan tujuan untuk menerangkan kepadanya bagian yang ia tidak mengerti dalam khayal pasal 8, pernyataan yg berhubungan dengan waktu, – Sampai lewat 2300 petang dan pagi; lalu tempat yang kudus itu akan dipulihkan dalam keadaan yang wajar.
Titah atau “firman itu keluar” dapat ditemukan dalam buku Ezra pasal 6 dan 7. Yaitu ketika Koresy, Darius dan Artahsasta, raja Persia mengeluarkan perintah pembangunan rumah Allah di Yerusalem bagi bangsa Israel pada tahun 456/457 Sebelum Masehi.
Mulai dari “fiman itu keluar” sampai pada kedatangan seorang yang diurapi ada 7×7 dan 62×7 masa, bila dijumlahkan sama dengan 483 tahun, sampai kedatangan seorang yg diurapi, siapakah yg diurapi tsb?
Bila dihitung mulai tahun 456 SM s/d 483 tahun sesudahnya akan jatuh pada tahun 27, pada tahun 27 inilah Yesus diurapi oleh Yohanes Pembaptis di sungai Yordan, sehingga Nubuatan tersebut benar-benar tergenapi.
Sesudah ke 62 kali 7 masa itu akan disingkirkan seorang yang telah diurapi, pada hal tidak ada salahnya apa-apa…. Raja itu akan membuat perjanjian itu menjadi berat bagi banyak orang selama 1 kali 7 masa. Pada pertengahan 7 masa itu ia akan menghentikan korban sembelihan dan korban santapan. Bagaimana nubuatan ini digenapi sesudahnya?
Pada pertengahan 7 masa tersebut berarti 3 1/2 tahun kemudian raja itu akan menghentikan korban sembelihan dan korban santapan….. Apa yang terjadi pada tahun 31, yaitu 3 1/2 tahun setelah thn 27 pengurapan Yesus? Tentu semua orang mengetahui bahwa Yesus disalibkan pada tahun 31, dan saat itulah nubuatan tentang korban sembelihan dan santapan dihentikan, hal ini merupakan penggenapan dari “Aku datang untuk menggenapi Hukum Taurat bukan meniadakannya” sehingga sejak saat itu upacara-upacara yang melambangkan upacara korban tidak diperlukan lagi. Hukum Taurat telah disalibkan oleh Kristus.
Lalu apa makna 3 1/2 tahun sisanya yang berarti jatuh pada tahun 34 ?
70×7 masa atau 490 tahun telah ditetapkan bagi bangsamu (Daniel 9:24), khususnya orang Yahudi yang berakhir pada tahun 34. Apa yang terjadi tahun 34?. Pada waktu itu Parlemen Yahudi, mensahkan penolakan terhadap INJIL dengan mati syahidnya / dirajam Stefanus dan penganiayaan terhadap para pengikut Kristus (Baca: “Stefanus-The First Martyr”).
Rencana Allah telah ditetapkan bagi bangsa Israel, bahwa Israel telah ditolak oleh Allah dari rencana semula sebagai bangsa yang besar umat kepunyaan Allah. Sehingga kabar keselamatan tidak milik eklusif bangsa Israel. Murid-murid yang terpaksa oleh penganiayaan melarikan diri dari Yerusalem, lari keseluruh negeri sambil memberitakan Injil. Filipus pergi kesuatu kota di Samaria dan memberitakan Mesias kepada orang-orang disitu. Petrus membuka kabar Injil kepada perwira pasukan Romawi di Kaisarea Kornelius seorang yang takut akan Allah. Paulus ditugaskan membawa kabar jauh bagi bangsa-bangsa lain.
2300 dikurangi 490 = 1810, apa arti dari 2300 pagi dan petang ? Peristiwa apa yang terjadi 1810 tahun sesudah tahun 34 tepatnya tahun 1844?
Dalam tulisan “Akhir Jaman-Fenomena menjelang berakhirnya Bumi” telah diuraikan bahwa nubuatan Nabi Yoel (Yoel 2:31) mengatakan “matahari akan berubah menjadi gelap…. SEBELUM DATANGNYA HARI TUHAN”. Ketika hal tersebut digenapi pada tanggal 19 Mei 1780 dgn peristiwa “The Dark Day” secara otomatis “Hari Tuhan” akan segera tiba. Dalam arti kedatangan Yesus kedua akan terjadi. Benarkah demikian ? bagaimana dengan pengartian bahwa bait suci akan dipulihkan, atau berdirinya Kota Suci Yerusalem di Palestina? Peristiwa mana yg lebih pas dan tepat memenuhi nubuatan ini.
Tidak ada peristiwa yg secara significan dapat menunjukkan Kristus datang di tahun 1844. Tidak ada peristiwa kedatangan Yesus seperti yang dijanjikan itu. Namun pada tahun-tahun sebelumnya rupanya memang terjadi gerakan Advent (Menanti Kedatangan Yesus yang Kedua) yang luar biasa di Amerika dan Eropa. Yang menggenapi Nubuatan dlm Daniel 12.
“Tetapi engkau Daniel, sembunyikanlah segala firman itu dan meteraikanlah Kitab itu sampai pada akhir zaman; banyak orang akan menyelidikinya, dan pengetahuan akan bertambah”
Banyak ulasan sejarah menyatakan bahwa pada tahun-tahun terakhir dalam abad antara tahun 1750 dan 1850, terjadi penyelidikan nubuatan Alkitab diseluruh dunia. Sebagai hasil dari penyelidikan itu, keyakian itu telah menjamah hati banyak umat Kristen diberbagai gereja para pendeta dan kaum awam bahwa saatnya sudah tiba untuk kegenapan nubuatan nabi Daniel dan bahwa kedatangan Tuhan sudah dekat.

Penyelidikan tentang nubuatan-nubuatan ini menjurus kepada tersebarnya kepercayaan bahwa kedatangan Yesus yang Kedua sudah dekat. Diantara mereka adalah Joseph Wolf di Timur Tengah, Manuel Lacunsa di Amerika Selatan, Jhon Wesley di England, dan William Miller di Amerika Serikat.
Nubuatan tentang pengetahuan yang akan bertambah-tambah inipun digenapi dengan berkembangnya ilmu pengetahuan umum dan tehnologi canggih pada akhir masa-masa tahun ini, yang memungkinkan tersebarnya pekabaran Injil dengan sangat cepatnya antara lain : Mesin Cetak kecepatan 11.000lebar perjam, siaran radio dan televisi, pesawat terbang boing 747.
Perkembangan mesin cetak inilah yg memampukan pekabaran Injil Kerajaan Sorga semakin hebat pada tahun-tahun menjelang akhir dunia. Termasuk berkembangan pekabaran William Miller yang menentukan tanggal kedatangan Kristus ke Dua yg jatuh pada tgl 22 Oktober 1844. Sangat banyak sekali pengikutnya.
Makna Tempat Kudus
Sampai lewat 2300 petang dan pagi, lalu tempat kudus itu akan dipulihkan dalam keadaan yang wajar.
Ketika Nabi Daniel menerima khayal ini, pandangannya tertuju kepada pengertian akan pemulihan bangsa Israel, kemerdekaan dari bangsa penjajah dimana waktu itu dia dan bangsanya ditawan. Dengan harapan Allah berkenan memberitahu arti dari penglihatannya Daniel berkata ” Tuanku, apakah akhir segala hal ini?” (ayat 8), Namun Allah tidak memberitahu arti penampakan ini dan menyuruh Daniel untuk me-meteraikan dan beristirahat, karena arti dari penampakan ini akan terungkap justru pada waktu akhir zaman “banyak orang akan menyelidikinya, dan pengetahuan akan bertambah” (ayat 4).
Akhir tahun nubuatan 2300 petang dan pagi yg jatuh pada tahun 1844, memberikan pengertian kepada kita bahwa waktu itu Bait Suci Yerusalem atau Bait Suci yg ada didunia sudah tiada, sudah tertutup oleh debu dan semak belukar sejak dihancurkan oleh Romawi ditahun 70. Sehingga dpt diketahui bahwa arti tempat kudus itu tidak berbicara tentang Bait Suci yg di Yerusalem maupun Bait Suci yang akan dibangun kembali dibumi.
Pergerakan advent dlm penjelasan diatas, melahirkan banyak gagasan dan pemahaman baru khususnya dalam kaitan dengan maksud kedatangan Kristus sesuai waktu yg ditentukan di akhir jaman (setelah th 1844). Para peneliti Nubuatan menyimpulkan bahwa Tempat Kudus/Bait Suci yg dimaksudkan adalah perlambang peristiwa “Penjemputan Kristus kepada gerejaNya(pengikut) di bumi”. Penganutnya sangat banyak, mereka menjual seluruh harta benda dan menantikan kedatangan Kristus di atas bukit. Namun ketika hari yg ditentukan tiba Kristus tidak datang spt ramalan yg dibuat. Terjadi kekecewaan yang sangat besar. Sebagian besar umat-umat ini meninggalkan iman dan kekecewaan dan keraguan, bahkan hilang dlm pandangan Tuhan. Sebagian lagi terus menyelidiki dan memohon petunjuk akan makna peristiwa ini. Peristiwa kekecewaan ini beratus-ratus tahun sebelumnya telah dinubuwatkan oleh Rasul Yohanes, terdapat pada Kitab Wahyu 10, sebagai “Kitab yg terasa manis spt madu dimulut tetapi pahit ketika masuk keperut”. Sebuah pekabaran yg “indah” namun menimbulkan “kekecewaan” besar. (baca article : Kekecewaan Besar – Penundaan Kedatangan Kristus).
Bila diteliti lebih lanjut akan diketemukan kronologis yang dapat menjelaskan peristiwa apa yang akan terjadi setelah waktu nubuatan 2300 ini berakhir yang menjelaskan makna dari pemulihan “Bait Suci” itu. Yaitu terletak pada pasal 7 ayat 9. ….”lalu duduklah Yang Lanjut Usianya;……. Lalu duduklah Majelis Pengadilan dan dibukalah Kitab-kitab….., datanglah anak manusia kepada Yang Lanjut Usianya itu, dan ia dibawa kehadapan-Nya. (ayat 13)”. Yang dimaksud Anak Manusia dlm kitab Daniel adalah Yesus, dan Yang Lanjut Usia adalah Allah. Kitab-kitab yg dimaksud adalah Kitab Kehidupan, dimana semua perbuatan baik dan jahat manusia dicatat didalamnya (bandingkan dengan Wahyu 20 : 11-15).
Tahun 31 sewaktu Yesus disalibkan, ketika seruan “Sudah Genap” diucapkan terakhir kali, terjadilah gempa dan tabir pemisah Ruang Maha Kudus di Bait Suci Yerusalem terbelah. Secara umum umat Kristen mengetahui bahwa dgn kematian Yesus maka dipercaya semua upacara yang melambangkan “Pengorbanan” telah digenapi oleh sebab itu tidak diperlukan tabir pemisah antara ruang suci dan maha suci, karena Kristus telah memasuki Ruang Yang Maha Suci untuk melakukan tugas keimamatannya membawa korban Penebusan-Pembelaan dihadapan Yang Lanjut Usia. Namun apa arti dari pekerjaan ke-Imamatan Kristus ini dan apa hubungan dengan perkataan Kristus “Aku pergi mempersiapkan tempat bagimu”. Pekerjaan apa yang sedang dilakukan Kristus sekarang ini di surga?
Setelah kenaikanNya ke sorga, Yesus memulai pekerjaanNya selaku imam besar. Dalam hal ini Rasul Paulus berkata, “Sebab Kristus bukan masuk kedalam tempat kudus buatan tangan manusia yang hanya merupakan gambaran saja dari yang sebenarnya, tetapi kedalam sorga sendiri untuk menghadap hadirat Allah guna kepentingan kita.” Ibrani 9:24. Apa kepentingan kita itu ?
Selama delapan belas abad (th 31 s/d 1844) pekerjaan keimamatan ini berlangsung diruangan pertama tempat yg kudus itu. Darah Kristus, memohon demi orang-orang percaya yang menyesal, menjamin penerimaan dan pengampunan dari Bapa, namun dosa-dosa mereka masih tercantum dalam buku catatan. Sama seperti dalam upacara bayang-bayang ada pekerjaan pendamaian pada akhir tahun, dengan demikian sebelum pekerjaan Kristus menebus manusia dirampungkan ada pekerjaan pendamaian untuk melenyapkan dosa dari tempat kudus. Inilah pekerjaan yang dimulai ketika 2300 hari berakhir. Pada waktu itu…. Imam besar kita memasuki bilik yang maha kudus untuk melaksanakan bagian yang terakhir daripada pekerjaan khidmatNya-memulihk an tempat kudus / Bait Suci…
Masuknya Kristus sebagai imam besar kita kedalam bilik yang mahakudus, untuk memulihkan tempat kudus itu, menunjuk kepada Daniel 8:14; datangnya Anak manusia pada jaman yang lampau, seperti yang dikemukakan dalam Daniel 7:13 “…datanglah ia kepada Yang Lanjut Usianya itu”; dan masuknya Tuhan kedalam tempat kudusNya, yang dinubuatkan Maleakhi, merupakan gambaran peristiwa yang sama; dan ini juga dilambangkan oleh datangnya mempelai pria keperjamuan nikah, dilukiskan oleh Kristus dalam perumpamaan sepuluh anak dara, didalam Matius 25.
Apa hubungannya dengan kepentingan kita?
Pemulihan tempat kudus… termasuk pekerjaan penyelidikan, pekerjaan penghakiman. Dibukanya Kitab-Kitab kehidupan dari setiap manusia dihadapan Allah, pembelaan Kristus atas umatNya yang setia dan keputusan siapa yang selamat dan siapa yg tidak selamat sedang berlangsung sekarang ini di Sorga. Pekerjaan ini harus dilaksanakan, ketika jumlahnya telah tergenapi maka Roh Allah akan ditarik dari bumi kemudian yang suci akan semakin suci dan yang jahat akan semakin jahat. Jumlah umat Allah yg akan diselamatkan akan ditentukan, sebelum kedatangan Kristus untuk menebus umatNya; sebab apabila ia datang, pahalaNya telah disediakan bagi umat yg telah dipilihNya, pahala itu dibawa bersama dengan Dia yang akan dikaruniakan kepada setiap orang melakukan perintah-perintahNy a.
Setiap kasus telah diputuskan bagi kehidupan atau kematian. Kristus telah mengadakan pendamaian bagi umat-Nya dan menghapuskan dosa-dosa mereka. Jumlah para pengikut-Nya telah ditetapkan. “Maka pemerintahan, kekuasaan dan kebesaran dari kerajaan-kerajaan dibawah semesta langit” (Daniel 7:27) akan diberikan kepada pewaris-pewaris keselamatan, dan Yesus akan memerintah sebagai Raja atas segala raja, dan Tuhan atas segala tuan. (KA 647)
Hal ini berarti bahwa kita telah memasuki periode sejarah manusia yang paling penting. Hari Grafirat sorgawi yang besar itu sedang berlangsung. Hari penghukuman Allah sudah dimulai. Yesus sekarang ini melakukan pelayanan perantaraan- Nya untuk umat manusia. Sejalan dengan makna sebutan sebagai “Sang Juruselamat” Penghakiman telah dimulai dan Yesus sebagai pembela dimuka Bapa sekarang ini. Putusan sedang diambil yang mempengaruhi nasib setiap orang, laki-laki dan perempuan, yang hidup dibumi. Tidak lama lagi, suatu dekrit “Sudah Genap” (Wahyu 10:7) akan keluar yang akan menutup masa percobaan manusia yaitu barang siapa yang berbuat jahat biarlah ia terus berbuat jahat, barang siapa yang cemar biarlah ia terus cemar, dan barang siapa yang benar biarlah ia terus berbuat kebenaran, dan barang siapa yang kudus biarlah ia terus menguduskan dirinya (Why 22 : 11).
Sebagian besar umat Kristen mempercayai bahwa penghakiman itu akan dilaksanakan “nanti” setelah Kristus datang atau sesaat setelah manusia mengalami kematian, sering disebut sebagai api penyucian(Purgatory ). Kepercayaan ini tidak sesuai dengan pengartian dari makna Kristus masuk ke Ruang Maha Suci spt uraian diatas. Firman Tuhan berkata : ” (1)orang-orang yg percaya akan dibangkitkan dan (2)yang masih hidup akan diubahkan”.( Yoh 6:39-40; 1 Tes 4:14; 2 Tim 2:18; 1 Kor 15:52) Statement ini dgn kata lain memberikan arti bahwa ketika Kristus datang kedua kali, telah ditentukan siapa-siapa yg percaya dan siapa-siapa yg akan tertinggal.
Apa kita sudah siap menyambut detik-detik penentuan nasib ini? Sudahkan kita menyelidiki hati kita dan mengaku dosa-dosa kita? Sudah kah kita menerima kemudahan dari Allah untuk penyucian diri dengan sempurna? (Yoh 1 : 9)
Kesiapan umat manusia untuk menyambut hari Grafirat sorgawi ini harus sama dengan kesiapan orang Ibrani dahulu kala untuk menyambut hari Grafirat tahunan mereka. Kita harus mengizinkan terlebih dahulu segala dosa-dosa kita dibuka dan dibela dipengadilan sorgawi (I Tim 5 : 24). Kita harus tinggal didalam Kristus setiap saat (I Yoh 2 : 28) supaya apabila saat yang menentukan itu tiba yaitu pada saat nama kita dipanggil, kita didapati dalam keadaan setia, sama seperti ucapan Paulus “berada dalam Dia” (Fil 3: 9).
Makna Pemulihan
Setelah panjang lebar uraian dan penjelasan ttg arti ayat-ayat ini, lalu apakah makna dari pemulihan itu sendiri? Bila akhir skenario 2300 petang dan pagi berarti bahwa masa penghakiman dan pembelaan Kristus thd umatNya sedang berlangsung, bagaimana penjelasan tentang peristiwa sesudah ini dan kapan Kristus akan datang ?
Setelah peristiwa kekecewaan besar (Wahyu 10) yg digenapi ditahun 1844 dan pengungkapan arti hari Grafirat yg sesungguhnya, ayat 11 mengatakan ” Engkau harus bernubuat lagi kepada banyak bangsa dan kaum dan bahasa dan raja”. Apa yang dimaksud dengan bernubuat ini dan siapa yg diperintahkan untuk bernubuat?

Published in: on October 10, 2009 at 2:01 pm  Leave a Comment  

Dosa Memisahkan Manusia dari Allah

Shalom saudara-saudaraku yang yang terkasih dalam Yesus Kristus…

Saya sangat rindu untuk menyampaikan apa yang menjadi pemikiran saya mengenai Nubuatan, Akhir Zaman, Kedatangan Kedua kali dan Sorga.

Namun sebelumnya, sebuah ayat yang patut dan sangat penting untuk ditekankan mengenai apa yang hendak saya sampaikan saat ini dan dalam tulisan-tulisan saya selanjutnya terdapat dalam
Matius 24:42, “Karena itu berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu pada hari mana Tuhanmu datang.”

Masih kental dalam ingatan saya, saat itu dihari Sabat yang kudus, seperti biasa saya berbakti dan memuji TUHAN Sang Pencipta bersama umat-umat Allah yang menantikan kedatangan Yesus, Anak Allah untuk yang kedua kalinya ke dunia ini.
Saat saya sedang terpaku mendengarkan khotbah yang disampaikan dari depan altar gereja, tiba-tiba pikiran saya seakan dibawa kepada sebuah ayat yang membuat saya menjadi gelisah. Ayat tersebut ada dalam II Petrus 4:8, “Akan tetapi, saudara-saudaraku yang kekasih, yang satu ini tidak boleh kamu lupakan, yaitu, bahwa di hadapan Tuhan satu hari sama seperti seribu tahun dan seribu tahun sama seperti satu hari.”

“…yang satu ini tidak boleh kamu lupakan..” Suatu penekanan untuk selalu diingat. Hal apakah yang tidak boleh dilupakan tersebut??

Ayat tersebut selanjutnya mengatakan, “..yaitu, bahwa di hadapan Tuhan satu hari sama seperti seribu tahun dan seribu tahun sama seperti satu hari.”

Tidak boleh dilupakan, bagi Tuhan satu hari sama seperti seribu tahun. Ada sesuatu yang sangat penting yang ingin diungkapkan oleh ayat ini. Hal apakah itu?

Tiba-tiba saya teringat akan kisah penciptaan bumi ini, dimana hari demi hari Tuhan menciptakan bumi ini, dari hari pertama sampai hari keenam..
Ya.. 6 hari Ia menciptakan bumi dan isinya, termasuk Manusia yang diciptakan dengan sempurna dan menurut gambar serta rupa Allah pada hari keenam.

Banyak para ilmuwan yang berkata bahwa bumi ini sudah berumur ratusan, bahkan jutaan tahun. Dan banyak juga ilmuwan yang mengatakan telah menemukan fosil dan benda-benda purbakala yang telah berumur ratusan tahun.
Dan selama berabad-abad umat Kristen pada umumnya menentang hal tersebut dan berkata itu semua tidak sesuai dengan Alkitab.

Akan tetapi saat ini, saya mengatakan bahwa ayat dalam II Petrus 4:8 menguatkan fakta yang dinyatakan oleh para ilmuwan tersebut. “Akan tetapi, saudara-saudaraku yang kekasih, yang satu ini tidak boleh kamu lupakan, yaitu, bahwa di hadapan Tuhan satu hari sama seperti seribu tahun dan seribu tahun sama seperti satu hari.”

Ayat ini menekankan bahwa adanya sebuah perbandingan, antara satu hari dengan seribu tahun. Yakni :
Satu hari bagi Allah sama dengan seribu tahun bagi manusia berdosa.
Satu hari pada saat sebelum ada dosa sama dengan seribu tahun setelah ada dosa.
Seribu tahun pada saat ini, saat kita berdosa, sama dengan satu hari pada saat nanti, saat dosa sudah tidak ada lagi.

Oleh karena itu, saya berkata, benar bumi ini sudah berumur ratusan tahun.
Mengapa?

Ingatkah anda? karena dosa, Adam dan Hawa harus keluar dari Taman Eden. Dosa jugalah yang telah memisahkan manusia dengan Allah. Dan dosa juga yang mengakibatkan Yesus harus mati dikayu salib guna menyelamatkan kita.

Saat Bumi diciptakan, semua masihdalam keadaan suci, dimana Allah bersemayam di bumi ini. Dan saat itu, “..di hadapan Tuhan satu hari sama seperti seribu tahun..”

Jika bumi ini diciptakan selama 6 hari, jelas bahwa menurut orang berdosa saat ini umur bumi sudah 6000 tahun.

Lalu setelah penciptaan, manusia tidaklah langsung berbuat dosa.
Karena saat itu Adam hidup dalam kesucian, dimana ia memberikan nama kepada ciptaan Tuhan, dan kita tidak tahu berapa lama keadaan itu bertahan, sampai suatu saat, TUHAN Allah berfirman: “Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia.” Kejadian 2:18.

Dan kita semua mengetahui kelanjutan dari kisah Adam dan Hawa ini..
Berapa harikah dari saat pertama Tuhan berfirman menciptakan bumi sampai pada saat Adam dan Hawa berdosa?
Atau mungkin berapa bulankah? Mungkin juga hitungan tahun..

Dan jika hari-hari tanpa dosa tersebut dihitung dalam hitungan tahun-tahun dalam dosa, dapat anda bayangkan hitungan itu menjadi ratusan tahun bahkan jutaan tahun.

Begitu juga dengan fosil dan benda-benda yang diperkirakan telah berumur ratusan tahun.
Benar adanya perhitungan umur apa yang dinyatakan oleh pengetahuan manusia akhir-akhir ini..

Dengan demikian..
Maka sudah jelas bagi saya bahwa..

Dosa telah memisahkan kita dari kemuliaan Tuhan yang mengakibatkan bumi ini menjadi berdosa, sehingga perhitungan waktu Tuhan berbeda dengan perhitungan manusia berdosa.

Puji Tuhan.., Tuhan kita Maha Kuasa.

Saudaraku.., selanjutnya masih banyak yang ingin saya ungkapkan..
Saya sangat senang jika anda memberikan komentar akan apa yang saya tulis..
Mulialah Tuhan, dan diberkatilah umat-Nya.. GBU -anv-

Published in: on September 10, 2009 at 3:00 pm  Leave a Comment  

Rahasia Penciptaan

Ketika saya masih berumur 6 tahun, saat itu saya tinggal di kota Purwakarta. Seingat saya saat itu saya masih kelas 1 Sekolah Dasar. Seperti biasa, disore hari saya bermain-main dengan teman seumuran dilingkungan saya dan layaknya anak-anak seumuran saya saat itu, kadang kala kita saling tidak mau kalah adu omong…  Sampai suatu kali mereka memperbincangkan mengenai kepercayaan saya sebagai seorang Kristen. Saya tidak mau kalah saya bilang agama saya yang benar, lalu saya segera berlari kerumah, saya ambil Alkitab saya dan saya tunjukan pada mereka. Dan ayat yang saya tunjukan adalah, Kejadian1:1 “Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi.”, karena memang hanya itu yang saya tahu, dan dengan bangka saya menyampaikan kepada mereka, “Allah saya yang menciptakan dunia ini…”

Benar.., agama samawi mengakui akan adanya Allah dan oleh-Nya lah bumi ini diciptakan.
galaxy11_468x468Namun banyak sekali teori-teori mengenai asal usul terciptanya dunia, salah satunya adalah Teori Big Bang (terjemahan bebas: Ledakan Dahsyat atau Dentuman Besar) yang dalam kosmologi adalah salah satu teori ilmu pengetahuan yang menjelaskan perkembangan dan bentuk awal dari alam semesta. Teori ini menyatakan bahwa alam semesta ini berasal dari kondisi super padat dan panas, yang kemudian mengembang sekitar 13.700 juta tahun lalu.
Tapi apa yang Alkitab katakan? Alkitab berkata, bahwa bumi ini diciptakan selama 6 hari yang tertulis dengan jelas dalam Kejadian 1: 1-31. Bumi tersebut diciptakan sangat sempurna, dengan taman yang indah, hewan yang cantik-cantik dan ada Manusia yang diciptakan sebagai mahluk yang paling sempurna karena ia diciptakan menurut gambar dan rupa Allah.
Tapi sayang sekali, bumi yang telah diciptakan Allah dengan begitu indahnya ternodai oleh dosa hasil perbuatan dari manusia yang tidak lain adalah mahluk ciptaan-Nya yang paling. Sehingga Bumi ini menjadi berdosa, dan upah dari dosa tersebut adalah maut, Roma 6:23 “Sebab upah dosa ialah maut…”
JesusTapi karena kecintaan Allah pada ciptaan-Nya ini, Ia telah merencanakan keselamatan jauh sebelum Bumi ini diciptakan. Dilanjutkan dalam Roma 6:23 “….tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.” Ditegaskan bahwa, melalui Yesus ada keselamatan, yang tidak lain adalah Tuhan atas hari Sabat, Matius 12:8 “Karena Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat.”

Dan rahasia keselamatan tersebut ada dalam penciptaan itu sendiri. Lalu dimanakah Rahasia tersebut terdapat?
Setelah enam hari Allah menciptakan Bumi ini, pada hari yang ketujuh Ia berhenti dari pekerjaan penciptaannya dan memberkati hari ketujuh tersebut. Kejadian 2:2,3 “Ketika Allah pada hari ketujuh telah menyelesaikan pekerjaan yang dibuat-Nya itu, berhentilah Ia pada hari ketujuh dari segala pekerjaan yang telah dibuat-Nya itu. Lalu Allah memberkati hari ketujuh itu dan menguduskannya, karena pada hari itulah Ia berhenti dari segala pekerjaan penciptaan yang telah dibuat-Nya itu.”

Ada 6 hari yang Allah berikan bagi kita untuk bekerja, namun dihari yang ke-7 adalah hari imagesyang diistimewakan untuk berbakti dengan memuji dan memuliakan nama-Nya. Hari itu disebut dengan Sabat. Keluaran 20:8 “Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat: tetapi hari ketujuh adalah hari Sabat TUHAN, Allahmu; maka jangan melakukan sesuatu pekerjaan, engkau atau anakmu laki-laki, atau anakmu perempuan, atau hambamu laki-laki, atau hambamu perempuan, atau hewanmu atau orang asing yang di tempat kediamanmu. Sebab enam hari lamanya TUHAN menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya, dan Ia berhenti pada hari ketujuh; itulah sebabnya TUHAN memberkati hari Sabat dan menguduskannya.”

Dengan demikian saya menegaskan bahwa :
1. Allah yang menciptakan Bumi ini
2. Bumi ini diciptakan 6 hari lamanya
3. Dihari ke-7 Allah berhenti dan menguduskan hari tersebut
4. Hari ke-7 tersebut disebut sebagai Sabat
5. Manusia harus menguduskan hari Sabat

Ringkasan : Allah menciptakan Bumi dan segala isinya tanpa dosa, namun manusia membuat dosa yang mengakibatkan maut. Allah telah merencanakan keselamatan jauh sebelum penciptaan dan rencana tersebut melalui Yesus Kristus yang merupaka Tuhan atas hari Sabat.

Published in: on September 9, 2009 at 12:52 pm  Leave a Comment  

More about Marianov

Marianov Semenjak saya masih kecil, saya sangat tertarik dengan nubuatan dalam Alkitab terutama apabila pendeta sedang menyampaikan khotbah mengenai akhir zaman. Hal tersebut mampu membuat mata dan telinga saya benar-benar menyimak dan memperhatikan kata demi kata yangdisampaikan pendeta. Saya dibesarkan dalam lingkungan gerejawi, dimana dari kecil banyak sekali norma-norma keagamaan yang diajarkan dan ditanamkan dalam hidup saya. Kebetulan ayah saya adalah seorang pendeta dari Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh dan Kakek saya adalah seorang pelopor gereja Advent di Indonesia Kawasan Timur. Maka ajaran dari Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh benar-benar tertanam dalam diri saya.

Published in: on September 8, 2009 at 12:49 pm  Leave a Comment  

Blog Pribadiku

Kenalkan namaku Marianov Sitorus, orang-orang memangilku “Anov”.
Blog ini merupakan blog pribadiku tempat aku mencurahkan apa yang ada dalam benakku, atau apa yang sedang ada dalam pikiranku. Aku berharap blog ini dapat berguna bagiku pribadi dan para pembaca.
Selain membaca blog ini, saya juga minta saran dan masukannya dari para pembaca untuk kemajuan dari blog ini. Saya menyadari apa yang telah saya buat di blog ini masih jauh dari yang sempurna, oleh karena itu dengan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya jika ada yang rela memberikan masukan.

Regards

Anovthegreat.

Published in: on September 8, 2009 at 8:15 am  Comments (3)