Dosa Memisahkan Manusia dari Allah

Shalom saudara-saudaraku yang yang terkasih dalam Yesus Kristus…

Saya sangat rindu untuk menyampaikan apa yang menjadi pemikiran saya mengenai Nubuatan, Akhir Zaman, Kedatangan Kedua kali dan Sorga.

Namun sebelumnya, sebuah ayat yang patut dan sangat penting untuk ditekankan mengenai apa yang hendak saya sampaikan saat ini dan dalam tulisan-tulisan saya selanjutnya terdapat dalam
Matius 24:42, “Karena itu berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu pada hari mana Tuhanmu datang.”

Masih kental dalam ingatan saya, saat itu dihari Sabat yang kudus, seperti biasa saya berbakti dan memuji TUHAN Sang Pencipta bersama umat-umat Allah yang menantikan kedatangan Yesus, Anak Allah untuk yang kedua kalinya ke dunia ini.
Saat saya sedang terpaku mendengarkan khotbah yang disampaikan dari depan altar gereja, tiba-tiba pikiran saya seakan dibawa kepada sebuah ayat yang membuat saya menjadi gelisah. Ayat tersebut ada dalam II Petrus 4:8, “Akan tetapi, saudara-saudaraku yang kekasih, yang satu ini tidak boleh kamu lupakan, yaitu, bahwa di hadapan Tuhan satu hari sama seperti seribu tahun dan seribu tahun sama seperti satu hari.”

“…yang satu ini tidak boleh kamu lupakan..” Suatu penekanan untuk selalu diingat. Hal apakah yang tidak boleh dilupakan tersebut??

Ayat tersebut selanjutnya mengatakan, “..yaitu, bahwa di hadapan Tuhan satu hari sama seperti seribu tahun dan seribu tahun sama seperti satu hari.”

Tidak boleh dilupakan, bagi Tuhan satu hari sama seperti seribu tahun. Ada sesuatu yang sangat penting yang ingin diungkapkan oleh ayat ini. Hal apakah itu?

Tiba-tiba saya teringat akan kisah penciptaan bumi ini, dimana hari demi hari Tuhan menciptakan bumi ini, dari hari pertama sampai hari keenam..
Ya.. 6 hari Ia menciptakan bumi dan isinya, termasuk Manusia yang diciptakan dengan sempurna dan menurut gambar serta rupa Allah pada hari keenam.

Banyak para ilmuwan yang berkata bahwa bumi ini sudah berumur ratusan, bahkan jutaan tahun. Dan banyak juga ilmuwan yang mengatakan telah menemukan fosil dan benda-benda purbakala yang telah berumur ratusan tahun.
Dan selama berabad-abad umat Kristen pada umumnya menentang hal tersebut dan berkata itu semua tidak sesuai dengan Alkitab.

Akan tetapi saat ini, saya mengatakan bahwa ayat dalam II Petrus 4:8 menguatkan fakta yang dinyatakan oleh para ilmuwan tersebut. “Akan tetapi, saudara-saudaraku yang kekasih, yang satu ini tidak boleh kamu lupakan, yaitu, bahwa di hadapan Tuhan satu hari sama seperti seribu tahun dan seribu tahun sama seperti satu hari.”

Ayat ini menekankan bahwa adanya sebuah perbandingan, antara satu hari dengan seribu tahun. Yakni :
Satu hari bagi Allah sama dengan seribu tahun bagi manusia berdosa.
Satu hari pada saat sebelum ada dosa sama dengan seribu tahun setelah ada dosa.
Seribu tahun pada saat ini, saat kita berdosa, sama dengan satu hari pada saat nanti, saat dosa sudah tidak ada lagi.

Oleh karena itu, saya berkata, benar bumi ini sudah berumur ratusan tahun.
Mengapa?

Ingatkah anda? karena dosa, Adam dan Hawa harus keluar dari Taman Eden. Dosa jugalah yang telah memisahkan manusia dengan Allah. Dan dosa juga yang mengakibatkan Yesus harus mati dikayu salib guna menyelamatkan kita.

Saat Bumi diciptakan, semua masihdalam keadaan suci, dimana Allah bersemayam di bumi ini. Dan saat itu, “..di hadapan Tuhan satu hari sama seperti seribu tahun..”

Jika bumi ini diciptakan selama 6 hari, jelas bahwa menurut orang berdosa saat ini umur bumi sudah 6000 tahun.

Lalu setelah penciptaan, manusia tidaklah langsung berbuat dosa.
Karena saat itu Adam hidup dalam kesucian, dimana ia memberikan nama kepada ciptaan Tuhan, dan kita tidak tahu berapa lama keadaan itu bertahan, sampai suatu saat, TUHAN Allah berfirman: “Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia.” Kejadian 2:18.

Dan kita semua mengetahui kelanjutan dari kisah Adam dan Hawa ini..
Berapa harikah dari saat pertama Tuhan berfirman menciptakan bumi sampai pada saat Adam dan Hawa berdosa?
Atau mungkin berapa bulankah? Mungkin juga hitungan tahun..

Dan jika hari-hari tanpa dosa tersebut dihitung dalam hitungan tahun-tahun dalam dosa, dapat anda bayangkan hitungan itu menjadi ratusan tahun bahkan jutaan tahun.

Begitu juga dengan fosil dan benda-benda yang diperkirakan telah berumur ratusan tahun.
Benar adanya perhitungan umur apa yang dinyatakan oleh pengetahuan manusia akhir-akhir ini..

Dengan demikian..
Maka sudah jelas bagi saya bahwa..

Dosa telah memisahkan kita dari kemuliaan Tuhan yang mengakibatkan bumi ini menjadi berdosa, sehingga perhitungan waktu Tuhan berbeda dengan perhitungan manusia berdosa.

Puji Tuhan.., Tuhan kita Maha Kuasa.

Saudaraku.., selanjutnya masih banyak yang ingin saya ungkapkan..
Saya sangat senang jika anda memberikan komentar akan apa yang saya tulis..
Mulialah Tuhan, dan diberkatilah umat-Nya.. GBU -anv-

Published in: on September 10, 2009 at 3:00 pm  Leave a Comment  

The URI to TrackBack this entry is: https://anovthegreat.wordpress.com/2009/09/10/dosa-memisahkan-manusia-dari-allah/trackback/

RSS feed for comments on this post.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: